<< November 2012 | Home | January 2013 >>

[Fakta Ilmiah] Alasan Rasulullah Sangat Sayang Terhadap Kucing

Kucing - Hewan yang Suci dan Tidak Najis

Fakta Ilmiah: Alasan Rasulullah Sangat Sayang Terhadap Kucing

DALAM perkembangan peradaban Islam, kucing hadir sebagai teman sejati dalam setiap nafas dan gerak geliat perkembangan Islam.

Diceritakan dalam suatu kisah, Nabi Muhammad SAW memiliki seekor kucing yang diberi nama Mueeza. Suatu saat, dikala Nabi hendak mengambil jubahnya, di temuinya Mueeza sedang terlelap tidur dengan santai diatas jubahnya. Tak ingin mengganggu hewan kesayangannya itu, Nabi pun memotong belahan lengan yang ditiduri Mueeza dari jubahnya. 

Ketika Nabi kembali ke rumah, Muezza terbangun dan merunduk sujud kepada majikannya. Sebagai balasan, Nabi menyatakan kasih sayangnya dengan mengelus lembut ke badan mungil kucing itu sebanyak 3 kali.

Dalam aktivitas lain, setiap kali Nabi menerima tamu di rumahnya, nabi selalu menggendong mueeza dan di taruh dipahanya. Salah satu sifat Mueeza yang Nabi sukai ialah ia selalu mengeong ketika mendengar adzan, dan seolah-olah suaranya terdengar seperti mengikuti lantunan suara adzan.

Kepada para sahabatnya, Nabi berpesan untuk menyayangi kucing peliharaan, layaknya menyanyangi keluarga sendiri.

Hukuman bagi mereka yang menyakiti hewan lucu ini sangatlah serius, dalam sebuah hadist shahih Al Bukhari, dikisahkan tentang seorang wanita yang tidak pernah memberi makan kucingnya, dan tidak pula melepas kucingnya untuk mencari makan sendiri, Nabi Muhammad SAW pun menjelaskan bahwa hukuman bagi wanita ini adalah siksa neraka.

Dari Ibnu Umar ra bahwa rasulullah saw bersabda,
”Seorang wanita dimasukkan kedalam neraka karena seekor kucing yang dia ikat dan tidak diberikan makan bahkan tidak diperkenankan makan binatang-binatang kecil yang ada dilantai.” (HR. Bukhari)

Nabi menekankan di beberapa hadis bahwa kucing itu tidak najis. Bahkan diperbolehkan untuk berwudhu menggunakan air bekas minum kucing karena dianggap suci.

Kenapa Rasulullah Saw yang buta baca-tulis, berani mengatakan bahwa kucing suci, tidak najis? Lalu, bagaimana Nabi mengetahui kalau pada badan kucing tidak terdapat najis?

Keistimewaan dari Kucing

Fakta Ilmiah 1 : 

Pada kulit kucing terdapat otot yang berfungsi untuk menolak telur bakteri. Otot kucing itu juga dapat menyesuaikan dengan sentuhan otot manusia.

Permukaan lidah kucing tertutupi oleh berbagai benjolan kecil yang runcing, benjolan ini bengkok mengerucut seperti kikir atau gergaji. Bentuk ini sangat berguna untuk membersihkan kulit. Ketika kucing minum,tidak ada setetes pun cairan yang jatuh dari lidahnya.

Sedangkan lidah kucing sendiri merupakan alat pembersih yang paling canggih, permukaannya yang kasar bisa membuang bulu-bulu mati dan membersihkan bulu-bulu yang tersisa di badannya.

Fakta Ilmiah 2 :

Telah dilakukan berbagai penelitian terhadap kucing dan berbagai perbedaan usia, perbedaan posisi kulit, punggung, bagian dalam telapak kaki, pelindung mulut, dan ekor.

Pada bagian-bagian tersebut dilakukan pengambilan sample dengan usapan. Di samping itu, dilakukan juga penanaman kuman pada bagian-bagian khusus. Terus diambil juga cairan khusus yang ada pada dinding dalam mulut dan lidahnya.

Hasil yang didapatkan adalah:

Hasil yang diambil dari kulit luar tenyata negatif berkuman, meskipun dilakukan berulang-ulang.

Perbandingan yang ditanamkan kuman memberikan hasil negatif sekitar 80% jika dilihat dari cairan yang diambil dari dinding mulut.
Cairan yang diambil dari permukaan lidah juga memberikan hasil negatif berkuman.

Sekalinya ada kuman yang ditemukan saat proses penelitian, kuman itu masuk kelompok kuman yang dianggap sebagai kuman biasa yang berkembang pada tubuh manusia dalam jumlah yang terbatas seperti, enterobacter, streptococcus, dan taphylococcus. Jumlahnya kurang dan 50 ribu pertumbuhan.
Tidak ditemukan kelompok kuman yang beragam.

Berbagai sumber yang dapat dipercaya dan hasil penelitian laboratorium menyimpulkan bahwa kucing tidak memiliki kuman dan mikroba. Liurnya bersih dan membersihkan.

Komentar Para Dokter Peneliti

Menurut Dr. George Maqshud, ketua laboratorium di Rumah Sakit Hewan Baitharah, jarang sekali ditemukan adanya kuman pada lidah kucing. 

Jika kuman itu ada, maka kucing itu akan sakit.
Dr. Gen Gustafsirl menemukan bahwa kuman yang paling banyak terdapat pada anjing, manusia 1/4 anjing, kucing 1/2 manusia.
Dokter hewan di rumah sakit hewan Damaskus, Sa’id Rafah menegaskan bahwa kucing memiliki perangkat pembersih yang bemama lysozyme.

Kucing tidak suka air karena air merupakan tempat yang sangat subur untuk pertumbuhan bakteri, terlebih pada genangan air (lumpur, genangan hujan, dll)

Kucing juga sangat menjaga kestabilan kehangatan tubuhnya. Ia tidak banyak berjemur dan tidak dekat-dekat dengan air.
Tujuannya agar bakteri tidak berpindah kepadanya. Inilah yang menjadi faktor tidak adanya kuman pada tubuh kucing.

Fakta Ilmiah 3 :

Dan hasil penelitian kedokteran dan percobaan yang telah di lakukan di laboratorium hewan, ditemukan bahwa badan kucing bersih secara keseluruhan. Ia lebih bersih dari manusia.

Fakta Ilmiah Tambahan :

Zaman dahulu kucing dipakai untuk terapi. Dengkuran kucing yang 50Hz baik buat kesehatan selain itu mengelus kucing juga bisa menurunkan tingkat stress.

Sisa makanan kucing hukumnya suci

Hadist Kabsyah binti Ka’b bin Malik menceritakan bahwa Abu Qatadah, mertua Kabsyah, masuk ke rumahnya lalu ia menuangkan air untuk wudhu. Pada saat itu, datang seekor kucing yang ingin minum. Lantas ia menuangkan air di bejana sampai kucing itu minum.

Kabsyah berkata, “Perhatikanlah.” Abu Qatadah berkata, “Apakah kamu heran?” Ia menjawab, “Ya.” Lalu, Abu Qatadah berkata bahwa Nabi SAW prnh bersabda, “Kucing itu tidak najis. Ia binatang yang suka berkeliling di rumah (binatang rumahan),” (H.R At-Tirmidzi, An-Nasa’i, Abu Dawud, dan Ibnu Majah).


Diriwayatkan dan Ali bin Al-Hasan, dan Anas yang menceritakan bahwa Nabi Saw pergi ke Bathhan suatu daerah di Madinah. Lalu, beliau berkata,

“Ya Anas, tuangkan air wudhu untukku ke dalam bejana.” Lalu, Anas menuangkan air. Ketika sudah selesai, Nabi menuju bejana. Namun, seekor kucing datang dan menjilati bejana. Melihat itu, Nabi berhenti sampai kucing tersebut berhenti minum lalu berwudhu.

Nabi ditanya mengenai kejadian tersebut, beliau menjawab, “Ya Anas, kucing termasuk perhiasan rumah tangga, ia tidak dikotori sesuatu, bahkan tidak ada najis.”

Diriwayatkan dari Dawud bin Shalih At-Tammar dan ibunya yang menerangkan bahwa budaknya memberikan Aisyah semangkuk bubur. Namun, ketika ia sampai di rumah Aisyah, tenyata Aisyah sedang shalat. Lalu, ia memberikan isyarat untuk menaruhnya. Sayangnya, setelah Aisyah menyelesaikan shalat, ia lupa ada bubur.

Datanglah seekor kucing, lalu memakan sedikit bubur tersebut. Ketika ia melihat bubur tersebut dimakan kucing, Aisyah lalu membersihkan bagian yang disentuh kucing, dan Aisyah memakannya.

Rasulullah Saw bersabda,

“Ia tidak najis. Ia binatang yang berkeliling.” Aisyah pernah melihat Rasulullah Saw berwudhu dari sisa jilatan kucing.” (H.R AlBaihaqi, Abd Al-Razzaq, dan Al-Daruquthni).

Hadis ini diriwayatkan Malik, Ahmad, dan imam hadits yang lain. Oleh karena itu, kucing adalah binatang, yang badan, keringat, bekas dari sisa makanannya adalah suci, Liurnya bersih dan membersihkan, serta hidupnya lebih bersih daripada manusia. Mungkin ini pula-lah mengapa Rasulullah SAW sangat sayang kepada Muezza, kucing kesayangannya.

Sumber dari sini.

Tags : ,
Categories : Islam, Pengetahuan Umum

Export this post as PDF document  Export this post to PDF document

Related Posts
Jangan Tertipu dengan Harta Mereka yang Melimpah
Saling Menasehati
Deportasi Orang Ganteng Dalam Syariat Islam
Mencintai dengan Hati
Do'a Untuk Menghilangkan Malas


Social Bookmarks :  Add this post to Slashdot    Add this post to Digg    Add this post to Reddit    Add this post to Delicious    Add this post to Stumble it    Add this post to Google    Add this post to Technorati    Add this post to Bloglines    Add this post to Facebook    Add this post to Furl    Add this post to Windows Live    Add this post to Yahoo!

Lowongan Pekerjaan Bank Muamalat

Cabang Cirebon

PT. BANK MUAMALAT INDONESIA, Tbk

Mengundang putra-putri terbaik untuk mengikuti seleksi penerimaan Banking Staff yang akan ditempatkan di Wilayah III Cabang Cirebon sebagai:

 

  1. Sub Branch Manager (Pincapem)
  2. Relationship Manager (Account Officer) Funding
  3. Account Manager Financing SME & Consumer


 

Kualifikasi :

  1. Wanita/Pria, Professional, memiliki integritas tinggi
  2. Usia maksimal 35 thn
  3. Berpengalaman min. 2 thn menjadi team leader/pincapem di perbankan untuk posisi Sub Branch manager (Pincapem
  4. Berpengalaman min. 2 thn di marketing Perbankan untuk posisi Relationship Manager dan Account manager
  5. Pendidikan min. S1 dengan IPK minimal 2,75
  6. Mempunyai jaringan yang luas, komunikatif dan energik
  7. Siap bekerja dalam tim dan bersedia ditempatkan wilayah Cirebon dan sekitarnya (Sumber, Jatibarang, Pabuaran, Arjawinangun, Kuningan, Majalengka & Indramayu)


Jika Anda berminat dan memiliki kualifikasi yang sesuai seperti kriteria diatas, kirimkan lamaran dan data diri Anda(CV, foto terbaru, serta fotokopi KTP) melalui email ke :


 

recruitment.cirebon@muamalatbank.com


 


dengan menuliskan nama posisi yang dilamar di subjek email Anda dan besar file yang dikirimkan maks. 2Mb


 

(Batas akhir pengiriman lamaran sampai dengan tanggal 31 Januari 2013)

Info lengkap dapat dilihat pada link berikut ini.

Categories : Lowongan Kerja

Export this post as PDF document  Export this post to PDF document

Related Posts
Lowongan Kerja Lion Air 2013
Penerimaan CPNS Kabupaten Nganjuk


Social Bookmarks :  Add this post to Slashdot    Add this post to Digg    Add this post to Reddit    Add this post to Delicious    Add this post to Stumble it    Add this post to Google    Add this post to Technorati    Add this post to Bloglines    Add this post to Facebook    Add this post to Furl    Add this post to Windows Live    Add this post to Yahoo!

Project Euler - Problem 2

Matematika, Bilangan Fibonacci, Bilangan Genap

Setiap bentuk baru bilangan Fibonacci dihasilkan dengan menambahkan dua bilangan sebelumnya. Jika dimulai dari 1 dan 2, bentuk 10 pertama bilangan Fibonacci menjadi:
1, 2, 3, 5, 8, 13, 21, 34, 55, 89, ...
Berdasarkan aturan tersebut, carilah jumlah bilangan Fibonacci yang genap kurang dari 4 juta.

Soal tersebut dapat dilihat pada link di sini

Bilangan Fibonacci adalah bentuk bilangan teratur yang dihasilkan dengan menjumlahkan dua bilangan sebelumnya. Jadi, dapat dikatakan bahwa bilangan ke-n dihasilkan dari penjumlahan bilangan ke-(n-1) dengan bilangan ke-(n-2). Syarat berikutnya adalah bilangan Fibonacci tersebut dimulai dari 1 dan 2 serta harus genap.

Dengan logika sederhana tersebut dapat dibuat sebuah sub program untuk menyelesaikannya. Berikut sub program dengan bahasa pemrograman Java.


 

/* solve */
private void solve() {
    int prev = 0;
    int next = 1;
    int fibo = 1;
    int sum = 0;

    while (fibo < 4000000) {
        fibo = prev + next;
        prev = next;
        next = fibo;

        if (fibo % 2 == 0) {
            sum = sum + fibo;
        }
        System.out.println("Fibonacci = " + fibo + "\t ===> sum = " + sum);
    }
    System.out.println("------------------------------\nResult = " + sum);
}

 


Hasil dari program adalah sebagai berikut:

Euler 02

Maka solusi dari soal tersebut adalah 4613732.

Categories : Java Programming

Export this post as PDF document  Export this post to PDF document

Related Posts
[Java] Penanganan Transaksi pada JDBC
Implementasi Single Sign On dengan JOSSO
Project Euler - Problem 1
Menampilkan Favicon
String MD5 Hash dengan Java


Social Bookmarks :  Add this post to Slashdot    Add this post to Digg    Add this post to Reddit    Add this post to Delicious    Add this post to Stumble it    Add this post to Google    Add this post to Technorati    Add this post to Bloglines    Add this post to Facebook    Add this post to Furl    Add this post to Windows Live    Add this post to Yahoo!