<< Doa Ziarah Kubur | Home | [Tips dan Trik WordPress] - Memfollow Blog Selain WordPress >>

Yang Tidak Aku Suka dari WordPress

Sejak pengumuman akan ditutupnya fasilitas jejaring sosial dan berbagi konten, termasuk di dalamnya fasilitas blogging di Multiply, para MPers seperti pepatah Jawa Gabah Den Interi. Bingung ke mana menyalurkan keinginan menulisnya. Walaupun terdapat banyak alternatif tempat ngeblog, namun tidak sebagaimana di Multiply. Keunikan di dalamnya sulit untuk dijelaskan dengan kata-kata kecuali yang mengalami sendiri. Bagi sebagian orang, Multiply bukan lagi sebagai dunia maya melainkan dunia nyata kedua. Perkawinan antara jejaring sosial dan media berbagi konten, diracik dengan sangat rapi. Fasilitas Inbox yang interaktif menjadikannya unik dan berbeda dengan situs lain.

Situs atau media lain sebagai pengganti Multiply banyak ditawarkan oleh para MPers di berbagai tempat diskusi. Ada yang bagus di jejaring sosialnya, namun kurang nyaman di media berbagi konten baik tulisan (blog) maupun konten lain. Ada yang nyaman di berbagi konten, namun jejaring sosialnya kurang nyaman. Diantara pilihan yang ditawarkan teman-teman MPers adalah Tumblr, WordPress, Thoughts, Xanga dan Blogger (Blogspot). Kesemuanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

WordPress merupakan tempat ngeblog favorit bagi banyak orang. Salah satu yang membuatnya menjadi pilihan adalah fasilitas admin yang mudah digunakan dan User Friendly serta tema yang melimpah. Bagi yang memiliki tempat hosting sendiri dapat mengunduh dan menginstallnya secara gratis cukup dengan menyediakan Apache Web Server, PHP dan basis data MySQL, sedangkan yang tidak memiliki hosting sendiri dapat menitipkan hostingnya di WordPress dan memiliki sub domain dengan format xxxx.wordpress.com.

Kembali ke laptooop... eh. MPers yang memiliki jumlah posting melimpah dan tidak ingin repost di tempat yang baru, kebanyakan memilih menggunakan WordPress dengan pertimbangan memiliki fasilitas Import. Fasilitas ini yang tidak belum saya temukan di tempat lain. Walaupun maksimal file yang dapat diimport adalah 15MB, namun dapat diakali dengan memecah menjadi beberapa bagian bagi yang memiliki file backup lebih dari 15MB, seperti yang dilakukan pak Syamsul yang memiliki file backup lebih dari 60MB.

Kembali ke judul postingan ini. Apa yang membuat saya tidak menyukai WordPress?

Pertama, fitur pertemanan. Teman MPers yang terbiasa dengan fitur pertemanan di multiply harus dengan rela melakukan dengan manual. Maksudnya, jika di multiply update terbaru dari teman (contact) secara otomatis tampil di Inbox, begitu pun sebaliknya. Namun di wordpress seperti fasilitas RSS Reader lainnya, perlu mendaftarkan secara manual blog yang akan diikuti (dengan meng-klik follow) agar dapat tampil di Reader kita. Teman yang ingin mendapatkan update terbaru kita juga harus melakukan hal serupa secara manual. Jadi, orang yang mem-follow kita belum tentu kita juga mem-follownya. Lebih mirip dengan Twitter. Berbeda dengan multiply yang otomatis ada jalur 2 arah bagi setiap contact.

Kedua, ini yang biasanya tidak disukai siapa saja, yaitu dibatasi.

Seperti terpampang di gambar tersebut bahwa maksimal kapasitas yang diijinkan adalah sekitar 3GB. Bagi yang sering memposting gambar terutama dengan resolusi tinggi, apalagi file atau media lain, tentu 3 giga ini hitung mundurnya semakin cepat. Berbeda dengan yang memposting tulisan saja. Kapasitas ini bisa bertahan beberapa tahun. Saat hari itu tiba, Anda punya dua pilihan, berhenti posting atau membayar sekian dolar untuk menambah kapasitas. Pilihan ketiga ada yaitu dengan membackup kemudian mentransfer ke tempat lain. Namun ukuran 3 giga tidak kecil untuk sebuah file backup. Perlu bandwidth besar dan waktu beberapa hari untuk melakukannya.

Walaupun begitu, dengan segala kelebihan dan kekurangannya WordPress tetap menjadi pilihan yang perlu dipertimbangkan

Categories : Teknologi

Export this post as PDF document  Export this post to PDF document

Related Posts
Secangkir Kopi di Kota Semarang
Implementasi Single Sign On dengan JOSSO
[Tips dan Trik Blogspot] Memfollow Blog Selain Blogspot
[Tips dan Trik WordPress] - Memfollow Blog Selain WordPress


Social Bookmarks :  Add this post to Slashdot    Add this post to Digg    Add this post to Reddit    Add this post to Delicious    Add this post to Stumble it    Add this post to Google    Add this post to Technorati    Add this post to Bloglines    Add this post to Facebook    Add this post to Furl    Add this post to Windows Live    Add this post to Yahoo!


Avatar: Ngudi Tjahjono

Re: Yang Tidak Aku Suka dari WordPress

Terima kasih informasinya. Penting untuk pertimbangan pengembangan Blog ke depan.
Avatar: Umar Faisol

Re: Yang Tidak Aku Suka dari WordPress

Ngudi Tjahjono said:
“Terima kasih informasinya. Penting untuk pertimbangan pengembangan Blog ke depan.”
Maksudnya ini untuk yang gratisan menjadi subdomain di wordpress.com pak. Kalau seperti kita kan unlimited pak, hehe mengikuti kebijakan kampus :D
Avatar: Guru Pantura

Re: Yang Tidak Aku Suka dari WordPress

Waaaahhh, miris juga ya kalau memory space'nya segitu, hitungan mundur yang pasti dibenci oleh semua orang, kalau blogger ada batas space memory gak kang? salam,
Avatar: Umar Faisol

Re: Yang Tidak Aku Suka dari WordPress

Guru Pantura said:
“ kalau blogger ada batas space memory gak kang?”
Ada juga di bagian media yang diupload. Setiap gambar yang diupload akan ditampung di akun picasaweb, dan dibatasi sebesar 1024MB. Kalau ingin hemat ya upload gambar dengan resolusi kecil, atau tulisan saja tanpa gambar, hehe
Avatar: Guru Pantura

Re: Yang Tidak Aku Suka dari WordPress

Harus mulai hemat, buat masa depan ini :) Terima kasih informasinya kang, salam,
Avatar: Umar Faisol

Re: Yang Tidak Aku Suka dari WordPress

Guru Pantura said:
“Harus mulai hemat, buat masa depan ini :)”
1Giga cukup banyak kalau untuk blogging, tapi kalau juga digunakan untuk upload foto-foto pribadi lainnya tentunya cepat habis.
Avatar: Ahmad Abdul Haq

Re: Yang Tidak Aku Suka dari WordPress

Saya bergabung dengan Multiply (MP) tahun 2006. Waktu itu, posting foto dibatasi. Kumudian di tahun berikutnya, baru posting foto unlimited. Rupanya kebijakan tidak membatasi kuota hosting (multi)media inilah yang menyiksa MP sendiri. MP-er mengunggah media semaunya sendiri tanpa batas. Sharingnya pun kadang diset untuk kalangan terbatas, sehinga tidak terbaca oleh umum. Pembatasan sharing hanya ke orang-orang tertentu ini mengurangi penampilan iklan ke pengunjung yang lebih luas.

Biaya operasional makin lama makin besar, yang mungkin tidak cukup diimbangi dengan besarnya pendapatan dari iklan. Ujung-ujungnya ya seperti sekarang ini. Blogging dan sharing media dihentikan.

Kalau persoalannya adalah mahalnya pengelolaan server, seharusnya bisa dilakukan pembatasan pada sharing media. Misalnya dengan menghapus semua foto di server yang sisi panjangnya lebih dari 1.200 pixel. Atau batasi saja maksimal seukuran VGA, atau 720px seperti Facebook. Hilangkan fasilitas sharing video.
Dengan begitu, jumlah MP-er yang marah tidak akan sebanyak sekarang.

Avatar: Umar Faisol

Re: Yang Tidak Aku Suka dari WordPress

Ahmad Abdul Haq said:
“Biaya operasional makin lama makin besar, yang mungkin tidak cukup diimbangi dengan besarnya pendapatan dari iklan. Ujung-ujungnya ya seperti sekarang ini. Blogging dan sharing media dihentikan.”

Saya sependapat dengan komentar pak Ahmad. Sebagai praktisi IT saya juga memahami kesulitan yang dihadapi pihak MP. Biaya operasional pengelolaan server memang sangat mahal. Namun, kebijakan yang diambil sekarang dengan menghilangkan fitur jejaring sosial dan media sharing sangat beresiko (menurut saya). Tidak bisa dipungkiri bahwa para blogger mempunyai peranan penting dalam eksistensi MP selama ini. Jangan sampai MP bernasib sama seperti Friendster.

Jika menyimak yang dilakukan oleh jejaring sosial lain seperti Facebook, maka itu lebih bijaksana yaitu dengan otomatis mengecilkan media (foto) yang diupload, sehingga tidak terlalu membebani server. Bukan dengan menghilangkan sama sekali fitur yang telah ada.

Re: Yang Tidak Aku Suka dari WordPress

wah ternyata sesuatu itu tetep ada kekurangannya. hmmm... saya belum pernah sih sih pake wordpress, tapi pengen juga, thanks gan atas tipsnya.
Avatar: Umar Faisol

Re: Yang Tidak Aku Suka dari WordPress

kota sekampung said:
“thanks gan atas tipsnya. ”
Iya sama2 :)
Avatar: Seragam kerja kantor murah di surewi

Re: Yang Tidak Aku Suka dari WordPress

sipp,, benar pak, saya juga kurang menyukai fitur-fitur dislike yg bapak jelaskan di atas,, sama persis,, bahkan ada lebih banyak lagi hal lainnya yg tidak saya sukai,,
Avatar: Umar Faisol

Re: Yang Tidak Aku Suka dari WordPress

Seragam kerja kantor murah di surewi said:
“sipp,, benar pak, saya juga kurang menyukai fitur-fitur dislike yg bapak jelaskan di atas,, sama persis,, bahkan ada lebih banyak lagi hal lainnya yg tidak saya sukai,,”
Iya benar,, tinggal kita tunggu saja fitur apa saja yang ditambahkan para developer wordpress. Saya punya akun WP namun kurang terawat, ^_^

Add a comment Send a TrackBack